Pekanbaru, Dapurredaksi.Com – Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah di Riau mulai teratasi dan tinggal pendinginan.
Sejumlah titik api telah berhasil dipadamkan, petugas di lapangan masih berfokus melakukan pendinginan karena karakter tanah gambut yang masih berpotensi kebakaran kembali muncul.
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengatakan, ”secara nasional titik api juga terdeteksi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Wilayah Riau, Operasi Modifikasi Cuaca (TMC) dinilai cukup efektif dan telah memicu hujan berintensitas ringan di beberapa titik api.
TMC direncanakan akan terus digencarkan secara besar-besaran pada 29 hingga 31 Agustus 2026.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol. Hery Herjawan menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi total lintas sektor, termasuk pelaku usaha yang diwajibkan menjadi first responder dengan sistem deteksi dini sesuai regulasi yang berlaku.
Kapolda juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar tidak berpuas diri serta terus memperketat patroli pencegahan karena potensi cuaca panas diprediksi masih berlangsung hingga bulan September 2026.***






