Bengkalis, Dapurredaksi.Com – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat. Salah satunya melalui penguatan restorasi ekosistem gambut yang dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan rawan kebakaran.
Menteri Kehutanan Dr. Raja Juli Antoni dan jajaran meninjau kawasan restorasi di Rumah Runding Restorasi, di Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Rabu (30/9).
Kunjungan itu menjadi bagian dari konsolidasi lintas sektor dalam melihat langsung kondisi ekosistem gambut sekaligus memperkuat langkah mitigasi Karhutla.
Di lokasi, rombongan melihat langsung kondisi kawasan restorasi dan berdiskusi mengenai upaya pemulihan ekosistem gambut. Pembahasan juga mencakup langkah pencegahan Karhutla dengan mengedepankan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, akademisi, dan masyarakat.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, pencegahan Karhutla dan pemulihan lingkungan membutuhkan kerja bersama. Tidak hanya mengandalkan satu institusi, tetapi melibatkan seluruh elemen yang memiliki peran dalam menjaga kelestarian kawasan.
“Pencegahan Karhutla dan pemulihan lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama. Kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci agar upaya yang dilakukan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Raja Juli.
Restorasi lingkungan dan pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan peran bersama demi menjaga lingkungan dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.***






